Kapolda Kaltara Pimpin Panen Raya Jagung di Bulungan, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

8 Januari 26 | 23:14 WITA

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. memimpin langsung Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kamis (8/1/2026).

Kapolda Kaltara menegaskan panen raya tersebut merupakan bagian dari upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional. “Polri, khususnya Polda Kaltara berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan,” tegas Djati.

Kegiatan panen raya jagung ini dilaksanakan serentak oleh jajaran kepolisian se-Indonesia dan dipusatkan oleh Mabes Polri di Delta Mas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Kapolda Kaltara menyampaikan Polda Kaltara akan terus mendorong pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari penguatan sektor pangan.

“Kami mendorong pemanfaatan lahan produktif agar program ketahanan pangan benar-benar berjalan,” ujarnya.

Kapolda Kaltara menilai sinergi lintas instansi menjadi kunci agar program pangan berjalan berkelanjutan. “Kami memperkuat sinergi antarinstansi hingga kelompok tani,” katanya.

Ia menyebut kolaborasi dengan pemda dan Bulog diperlukan agar hasil panen petani terserap dengan baik. “Sinergi ini penting agar petani memiliki kepastian pasar,” ucapnya.

Baca juga  Wakapolda Kaltara Pimpin Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Setia, Cermat dan Waspada

Kegiatan panen juga melibatkan kelompok tani, pemerintah desa serta pemilik lahan di Desa Antutan, yakni Guntur. Kapolda Kaltara menyampaikan dukungan terhadap petani harus dilakukan dari hulu hingga hilir.

“Kami hadir untuk memastikan dukungan ini tidak berhenti pada seremoni,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolda Kaltara bersama Dinas Pertanian menyerahkan bibit jagung secara simbolis kepada petani, pemilik lahan, serta Kepala Desa Antutan. Kapolda Kaltara menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari penguatan produksi dan perluasan tanam.

“Penyerahan bibit ini adalah bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan produksi,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi panen jagung di lahan binaan Polresta Bulungan yang dilakukan Kapolda bersama tamu undangan. Kapolda Kaltara mengatakan pihaknya juga berkomitmen menjaga situasi keamanan agar aktivitas pertanian berjalan lancar.

“Kami memastikan situasi kamtibmas kondusif agar aktivitas pertanian dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Di lokasi panen, Kapolda Kaltara bersama tamu undangan juga mengikuti panen raya jagung nasional secara virtual melalui zoom. Kapolda Kaltara menyebut kegiatan nasional tersebut turut dihadiri Kapolri, Menteri Pertanian, Ketua Komisi IV DPR RI, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga  Kapolda Kaltara Tegaskan Komitmen Polri, Siapkan Pendampingan Isu Ketenagarakerjaan di Hadapan Serikat Pekerja dan Buruh

“Ini adalah gerakan nasional yang dilakukan serentak,” katanya.

Panen jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Provinsi Kaltara berlangsung di dua wilayah, yakni Kabupaten Bulungan dan Malinau. Kapolda Kaltara menilai Kaltara memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kaltara punya potensi besar menjadi penopang ketahanan pangan,” ucapnya.

Pada Januari 2026, Kaltara tercatat memiliki potensi panen jagung dengan luas lahan mencapai 20.685 hektare dengan produksi mencapai ribuan ton. Kapolda Kaltara menyebut angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa sektor pangan di Kaltara terus bergerak.

“Data ini menunjukkan produksi jagung Kaltara terus meningkat,” tegasnya.

Adapun rincian produksi jagung di Kaltara meliputi Jagung Tongkol Kering Panen sebanyak 9.510 ton, Jagung Pipilan Kering kadar air 28 persen sebanyak 7.196 ton, serta Pipilan Kering kadar air 14 persen sebanyak 5.320 ton. Kapolda Kaltara mengatakan hasil panen ini harus dijaga stabilitasnya agar petani tidak dirugikan.

Baca juga  Ribuan Atlet Berpartisipasi di Porkab II Bulungan

“Stabilitas harga harus dijaga agar petani tetap semangat,” ujarnya.

Sebagai langkah keberlanjutan, hasil panen jagung tersebut direncanakan akan diserap oleh Bulog untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin pasar bagi petani. Kapolda Kaltara menyampaikan penyerapan Bulog menjadi salah satu upaya penting dalam memperkuat ekosistem pangan.

“Dengan penyerapan Bulog, petani mendapat kepastian ekonomi,” katanya.

Kapolda Kaltara menegaskan Polda Kaltara akan terus mengawal program ketahanan pangan melalui penguatan sinergi lintas sektor. “Kami akan terus mengawal ketahanan pangan melalui sinergi yang kuat,” tegasnya.

Panen raya ini sekaligus menegaskan posisi Kalimantan Utara sebagai salah satu daerah yang berpotensi menjadi pilar lumbung pangan nasional. Kapolda Kaltara menutup kegiatan dengan menegaskan Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan program strategis pemerintah berjalan sampai ke masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan program strategis pemerintah berjalan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (nur)

Bagikan:

Berita Terkait