TANJUNG SELOR – Kerukunan Pangngala Riu Sekitarnya (PARIS) Tanjung Selor resmi membentuk kerukunan keluarga melalui pertemuan yang digelar di rumah keluarga Samuel Parrangan. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting sebagai langkah awal penguatan solidaritas antaranggota.
Ketua PARIS Tanjung Selor, Rano Liling mengatakan pembentukan kerukunan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan mempererat hubungan kekeluargaan. “Kami sepakat membentuk pengurus inti sebagai langkah awal dalam menjalankan organisasi secara terarah,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati pula penggunaan nama resmi Kerukunan Keluarga Paris Tanjung Selor dengan prinsip organisasi yang bersifat bebas aktif dan tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis.
“Kerukunan ini bersifat nonpolitik, fokus pada penguatan persaudaraan dan kebersamaan,” tegasnya.

Selain itu, kerukunan PARIS juga menetapkan cakupan wilayah yang meliputi sembilan kecamatan sebagai basis keanggotaan. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan organisasi serta memperkuat jaringan kekeluargaan di berbagai wilayah. Rano menekankan bahwa kekuatan utama komunitas PARIS terletak pada persatuan dan solidaritas antaranggota.
“Sebagai keluarga besar PARIS, kekuatan kita ada pada persatuan. Di mana pun berada, mari saling menopang dan menjaga kekeluargaan,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh anggota menjadikan kerukunan tersebut sebagai wadah untuk saling berbagi dan mendukung satu sama lain dalam berbagai kondisi. “Mari kita wujudkan solidaritas yang nyata, peduli satu sama lain, dan tetap setia menopang sesama keluarga dalam suka maupun duka,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dalam organisasi. “Kerukunan PARIS harus tetap kompak, rukun, dan peduli. Kebersamaan adalah modal utama dalam membangun kekuatan komunitas,” pungkasnya. (nur)










