TANJUNG SELOR – Harapan warga di Satuan Pemukiman (SP) 6B, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, akhirnya terwujud. Pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga terealisasi berkat respons cepat dari Kapolda Kaltara Irjen Pol. Hary Sudwijanto.
Pembangunan jembatan tersebut berawal dari kunjungan Kapolda ke SP 6B. Dalam kesempatan itu, seorang warga bernama Lusila transmigran asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan langsung permohonan pembangunan jembatan kepada jenderal bintang dua tersebut.
Menurut Lusila, jembatan itu sangat dibutuhkan warga karena selama ini akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan sekolah dasar hanya bisa ditempuh dengan cara berputar sejauh 3 kilometer. Bahkan, para siswa SDN 014 terpaksa harus menyeberangi sungai, yang penuh risiko.
“Saya sangat terharu, tidak menyangka bahwa permohonan kami akan langsung direspons dan direalisasikan. Selama ini anak-anak terpaksa berenang saat pulang sekolah karena tidak ada jembatan. Bahkan beberapa kali warga hampir menjadi korban buaya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengaku memberanikan diri menyampaikan langsung harapan tersebut kepada Kapolda karena kondisi akses yang sangat memprihatinkan. Lusila juga mengatakan bahwa saat ada warga yang meninggal dunia, keluarga harus memutar jalan cukup jauh untuk mengantarkan jenazah ke TPU.
“Saya memberanikan diri bicara langsung ke Pak Kapolda. Karena tidak ada yang berani menyampaikan,” ungkapnya.
Respons cepat dari alumni Akademi Kepolisian 1990 itu disambut penuh rasa syukur oleh warga setempat. Kehadiran jembatan baru itu kini menjadi simbol harapan dan pengabdian dari aparat kepolisian dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Bagi kami, ini bukan sekadar jembatan. Ini bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat,” pungkasnya. (nur)










