JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah naungan Polri tidak pernah tercatat bermasalah.
Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Menteri Kesehatan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).
“Kalau menurut saya, nggak penting mau politisi maupun Polri, mau TNI, mau siapa pun yang mempunyai dapur. Yang penting itu tanggung jawabnya,” ujar Irma di hadapan peserta rapat.
Politikus Partai NasDem itu menyebut ada sekitar 600 SPPG yang dikelola Polri. Dari informasi yang ia terima, tidak ada temuan kasus keracunan di dapur MBG tersebut. “Saya punya informasi kalau Polri itu punya 600 SPPG, mohon maaf mungkin saya salah, tapi saya dapat informasi itu. Tapi saya juga dapat informasi bahwa dapur yang di bawah Polri itu nggak ada yang berkasus karena dapurnya sesuai dengan standar,” jelasnya.
Irma menekankan bahwa persoalan bukan pada siapa pengelola SPPG, melainkan pada tanggung jawab pengelola dalam memastikan keamanan pangan. “Artinya, sekarang bukan terkait dengan siapa, tapi terkait dengan bertanggung jawab atau tidak bertanggung jawab orang itu. Jadi soal sebutan politisi, mohon maaf ini jangan dipolitisasi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar isu tata kelola MBG tidak dipelintir menjadi serangan politik. “Kami ini sudah hancur lebur, DPR ini dibusukin. Jadi jangan ditambah lagi dengan pembusukan-pembusukan yang seperti ini. Saya marah betul soal ini,” pungkasnya. (nur)










