Kapolda Kaltara Ajak Komunitas Ojol Berkolaborasi Jaga Kamtibmas

19 Oktober 25 | 15:29 WITA

TARAKAN – Polda Kaltara terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) Deklarasi Mitra Ojek Online dan Silaturahmi Kapolda Kaltara Bersama Komunitas Ojek Online yang digelar di Pondok Lesehan, Jalan Slamet Riyadi, Tarakan, Minggu (19/10).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.45 Wita hingga 11.10 Wita ini diikuti 285 anggota gabungan komunitas ojek online dari berbagai kelompok. Acara dihadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Kaltara, Kapolres Tarakan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)  Tarakan Dekan FKIP Universitas Borneo Tarakan serta para pimpinan komunitas ojek online.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua ADO, Adrianinur, yang diikuti seluruh komunitas ojek online.

Isi deklarasi menegaskan tiga komitmen utama, yakni mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, membangun budaya tertib berlalu lintas serta memperkuat komunikasi dengan kepolisian, dan mengutamakan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan mufakat.

Baca juga  Sertijab Wakapolda Kaltara, Brigjen Yusuf Gantikan Andries

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan apresiasi atas kekompakan komunitas ojek online yang telah berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di Tarakan.
“Polda Kaltara akan terus berupaya membantu dan melayani masyarakat serta bersinergi bersama komunitas ojek online. Kami harap kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kehadiran Polri harus menambah rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Tarakan, Ahmady Burhan menyampaikan apresiasi kepada Polda Kaltara atas inisiatif mempererat sinergi bersama mitra ojek online.
“Kami sangat mendukung langkah Kepolisian dalam membangun kerja sama dengan Dishub dan komunitas ojek online. Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gesekan antara ojek online dan ojek pangkalan, serta mengedepankan mediasi dan musyawarah,” katanya.

Baca juga  Bimas Kristen Kota Tarakan Siap Perangi Narkoba Bersama Polri

Beberapa komunitas ojek online juga menyampaikan aspirasi dan gagasan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara di Tarakan.
Ketua ADO, Adrianinur, mengusulkan program LACAKMAS (Lapor Cepat Kamtibmas) sebagai bentuk kontribusi nyata mitra ojek online dalam mendukung pengawasan lingkungan.

Sementara itu, Ketua SEPOI, Misyadi, menyatakan kesiapan komunitasnya untuk berkolaborasi dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kaltara, sekaligus meminta perhatian pemerintah terhadap penerapan regulasi PM 118 yang mengatur pengawasan aplikator transportasi daring.

Dari Komunitas COMBAT, Bambang berharap agar Kepolisian lebih sering melakukan patroli pada jam-jam rawan serta terus menjaga keharmonisan antar komunitas ojek online.

Dalam sesi diskusi, perwakilan komunitas STRJ dan SEPOI menyoroti larangan bagi ojek online menjemput penumpang di area Pelabuhan SDF.

Baca juga  Perkuat Pengamanan Perairan, Kapolda Kaltara Tinjau Langsung Kesiapan Mako Polairud

Menanggapi hal itu, Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy langsung menginstruksikan Ditlantas, Polres Tarakan, Dishub, dan KSOP untuk berkoordinasi mencari solusi terbaik.

Kapolda juga menegaskan pentingnya pengaturan lalu lintas di pagi hari dimulai lebih awal, sekitar pukul 06.00 WITA, guna membantu mengurai kemacetan di ruas jalan utama Kota Tarakan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama, serta penyerahan simbolis paket beras kepada perwakilan komunitas ojek online sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga keamanan wilayah. Kapolda Kaltara menegaskan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama menjaga stabilitas kamtibmas di Kalimantan Utara.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat, termasuk rekan-rekan ojek online, sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tutupnya. (nur)

Bagikan:

Berita Terkait