TANJUNG SELOR – Pengamanan arus mudik dan destinasi wisata selama Idulfitri 1447 Hijriah menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian. Kapolda Kalimantan Utara Djati Wiyoto Abadhy mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas serta monitoring pelayanan Lebaran secara virtual, Selasa (24/3).
Kegiatan yang terpusat di Pos Terpadu Tepian Kayan, Jalan Kolonel Soetadji (Katamso), Tanjung Selor itu dipimpin langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari Mabes Polri.
“Fokus pembahasan pada pengamanan objek wisata serta pemantauan arus mudik dalam Operasi Ketupat 2026,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan Anev tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) yang tergabung dalam Satgas Operasi Daerah (Opsda) Ketupat Kayan 2026. Kehadiran pimpinan di Pos Terpadu sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Djati menegaskan, jajaran Polda Kaltara berkomitmen penuh mendukung suksesnya Operasi Ketupat 2026 dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ bukan sekadar slogan, tetapi bentuk dedikasi Polri bersama pemerintah dan instansi terkait,” ujarnya.
Ia memastikan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus mudik, tetapi juga perlindungan masyarakat di berbagai titik keramaian, termasuk objek wisata selama libur Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang mudik maupun berwisata di Kaltara merasa aman dan terlindungi,” tegasnya.
Dengan pengamanan yang terukur serta koordinasi lintas sektoral yang solid, Polda Kaltara optimistis situasi keamanan selama Idulfitri dapat terjaga kondusif.
“Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Lebaran di Bumi Benuanta berjalan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya. (nur)










