Kaltara Bersatu di Panggung Budaya, Folk Carnival Benuanta Fest 2K25 Tampilkan Warna Nusantara

1 November 25 | 18:38 WITA

TANJUNG SELOR – Ribuan warga memadati Jalan Jenderal Soedirman, Sabtu (1/11) malam. Suasana Tanjung Selor berubah semarak oleh warna-warni busana adat, tabuhan musik tradisional, dan iring-iringan kendaraan hias. Karnaval Budaya atau Folk Carnival resmi dibuka Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum sebagai bagian dari rangkaian Benuanta Fest 2K25 untuk menyambut HUT ke-13 Provinsi Kaltara.

Parade megah itu diikuti pelajar, seniman, tokoh masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga komunitas budaya dari berbagai kabupaten/kota. Mereka menampilkan beragam atraksi khas yang mencerminkan kekayaan etnik dan tradisi di Bumi Benuanta.

Baca juga  Gubernur Kaltara dan Kaltim Sepakat Bangun Jalan Perbatasan

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mempersiapkan pergelaran tersebut dengan baik.

 “Folk Carnival ini bukan sekadar pawai, tetapi manifestasi visual dari keberagaman dan kekayaan budaya Kaltara. Sebuah narasi bergerak tentang jati diri kita sebagai masyarakat yang beragam namun tetap satu,” ujar Zainal.

Ia menuturkan, pawai budaya ini menjadi ruang ekspresi bagi seluruh suku dan etnis di Kaltara mulai dari Bulungan, Tidung, Dayak hingga Banjar untuk menampilkan harmoni dan semangat kebersamaan.

Baca juga  Anugerah SIWO PWI Kaltara Awards II 2025 Sukses Digelar

“Ini panggung kita untuk menceritakan kepada dunia bahwa masyarakat Kaltara hidup berdampingan dalam damai. Inilah wajah sejati Kaltara, berbeda namun saling melengkapi,” tegasnya.

Lebih dari sekadar perayaan budaya, Gubernur menilai Folk Carnival memiliki nilai strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah. “Karnaval budaya seperti ini adalah magnet pariwisata. Kehadiran wisatawan tentu akan menggeliatkan UMKM, industri kerajinan hingga sektor jasa pariwisata lokal,” ujarnya.

Ia pun berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui karnaval ini menjadi modal sosial utama dalam membangun Kaltara ke depan. “Mari kita jadikan Folk Carnival sebagai agenda budaya tahunan unggulan yang semakin spektakuler, dan menjadi ikon budaya nasional dari ujung utara Indonesia,” ajaknya.

Baca juga  Kapolda Kaltara Hadiri Rapat Tahunan PT Kaltara, Dukung Zona Integritas 2026

Acara turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kaltara dan DPRD Bulungan serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan parade hingga malam larut.

Menutup sambutannya, Gubernur Zainal mengingatkan pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman. “Mari kita rawat keberagaman ini dengan cinta, dan kita perkuat harmoni ini dengan kerja nyata menuju Kalimantan Utara yang maju, makmur dan berkelanjutan,” pungkasnya. (nur)

Bagikan:

Berita Terkait