Kapolda Kaltara Buka Audit Kinerja Itwasum Polri: Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

8 September 25 | 21:58 WITA

TANJUNG SELOR  – Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy secara resmi membuka kegiatan taklimat awal audit kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2025. Acara berlangsung di Ruang Rupatama Kayan Polda Kaltara, Senin (8/9).

Audit yang dipimpin Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol  Drs. Herukoco bersama enam perwira menengah Mabes Polri ini bertujuan menilai aspek pelaksanaan dan pengendalian tugas di jajaran Polda Kaltara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, S.I.K., beserta seluruh pejabat utama Polda Kaltara. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen institusi terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga  Ketua KNPI Tana Tidung Kutuk Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras: Ini Serangan Terhadap Demokrasi

Kapolda Kaltara menegaskan audit ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana strategis untuk memperkuat kinerja Polri di daerah. “Kami menyambut baik kegiatan audit ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja. Kami menyadari masih ada kekurangan yang perlu dibenahi, dan berharap tim Itwasum Polri dapat menjadi mitra konsultatif yang memberikan solusi, masukan, dan arahan konstruktif bagi kami,” ujar Djati.

Baca juga  Kapolda Tinjau Jembatan SP 6 B, Serahkan 138 Lampu Tenaga Surya

Audit kinerja, kata Kapolda, berfungsi lebih dari sekadar pemeriksaan administratif. “Ini adalah fungsi manajerial strategis untuk memastikan pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan program Polri berjalan sesuai ketentuan. Audit ini mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pelayanan publik,” tegasnya.

Pelaksanaan audit dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari ke depan, mencakup seluruh Satker dan Polres/Ta jajaran Polda Kaltara. Ada empat bidang strategis yang menjadi fokus audit, yakni anggaran dan keuangan (Garkeu), logistik, sumber daya manusia (SDM)  serta operasional (Opsnal). Hasil audit ini diharapkan menjadi landasan perbaikan berkelanjutan di lingkungan Polda Kaltara, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Baca juga  Sabu Senilai Rp344 Juta Dimusnahkan Polda Kaltara, Satu Tersangka Diamankan

 “Transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme adalah kunci membangun Polri yang presisi, prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan,” pungkasnya.(nur)

Bagikan:

Berita Terkait