TANJUNG SELOR – Fenomena pengibaran bendera bajak laut (jolly roger) dari serial anime One Piece saat Peringatan HUT ke-80 RI ramai dibicarakan di sejumlah daerah. Namun, di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan hal itu tidak terjadi.
Kepala Kesbangpol Bulungan, Dharmawan, menegaskan hingga saat ini pihaknya tidak menerima laporan masyarakat maupun temuan di lapangan terkait pemasangan bendera bergambar tengkorak bertopi jerami tersebut.
“Saya belum mendapat laporan, baik dari masyarakat maupun dari dinas. Di sini tidak ada,” kata Dharmawan, Sabtu (23/8).
Meski demikian, Dharmawan tetap mengimbau masyarakat agar tidak gegabah menanggapi tren yang viral di media sosial tersebut. Menurutnya, penggunaan simbol tertentu berpotensi menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman di lingkungan sekitar.
“Kalau ditemukan, kami persilakan warga melaporkan. Kami akan tindak lanjuti sesuai aturan yang ada,” tegasnya.
Kesbangpol Bulungan juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya pemasangan bendera bajak laut One Piece di lingkungannya. Tujuannya, agar peringatan kemerdekaan tetap berlangsung khidmat dengan menjunjung tinggi nilai nasionalisme. (nur)










