Media Indonesia – Sabah Malaysia Perkuat Hubungan Bilateral, Siap Hadiri Porwada II Kaltara

11 Agustus 25 | 12:50 WITA

KOLABORASI : SIWO PWI Nunukan menggelar pertemuan resmi dengan organisasi-organisasi wartawan dan media di Sabah, Malaysia. (PWI)

TANJUNG SELOR-Hubungan dua arah antara media-media di perbatasan Indonesia dengan Sabah, Malaysia kembali terjalin di Kota Tawau, Minggu (10/8/2025) malam.

Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Naib Presiden Persatuan Jaringan Media Sabah (Nuansa) H. Mohd Ridzal Abdullah, dengan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan, Alamsyah, membahas sejumlah isu strategis tentang kolaborasi media di perbatasan dua negara.

“Berbagai isu menarik menjadi topik perbincangan dalam pertemuan kali ini. Namun salah satu yang kami tekankan, SIWO PWI mengundang secara khusus rekan-rekan media di Sabah, untuk hadir dalam agenda Porwada II Kaltara di 2026 mendatang,” ucap Alamsyah.

Baca juga  Ketua Komisi I Desak Penertiban Tersus Bodong di Nunukan dan Sebatik

Pertemuan dengan praktisi organisasi media di Sabah bukan untuk pertama kalinya. Menurut Alamsyah, tahun 2023 lalu, PWI Kaltara bersama sejumlah jajaran PWI Nunukan, telah melakukan pertemuan resmi yang juga digelar di Tawau, Sabah Malaysia.

Pasca pertemuan pertama tersebut, pertukaran informasi melalui jejaring media siber mulai berjalan antar dua media perbatasan. Antara banyak isu yang dikerjasamakan, berita-berita hukum kriminal dan ekonomi menjadi pilihan.

Diantaranya, berita tentang upaya dua negara memberantas peredaran narkoba di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, hingga akses ekonomi dan pelayaran internasional.

Ketua PWI Nunukan Taslee mengatakan, pelayaran internasional perdana KM Cattleya Express dari Pelabuhan Tanjung Silopo, Sulawesi Barat ke Lahad Datu, Sabah menjadi salah satu isu strategis yang dimuat di berbagai media Sabah maupun Kaltara, Indonesia.

Baca juga  Ikuti Anev Nasional, Polda Kaltara Fokus Mudik dan Destinasi Wisata

“Jejak kerjasama tersebut yang menjadi komitmen bersama untuk di tingkatkan. Bukan tidak mungkin, Borneo Media Summit bisa saja digagas bersama di masa mendatang,” tegas Taslee.

Sementara itu, H. Mohd Ridzal Abdullah mewakili Presiden Nuansa Ruzaini Zulkepli mengatakan, kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan kedua yakni kesiapan rekan-rekan organisasi media di Sabah untuk hadir dalam perhelatan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) ke-II Kaltara di Nunukan.

“Undangan ini di sambut positif oleh wartawan Sabah, termasuk tiga wakil pertubuhan (organisasi) media utama di Tawau yakni NUANSA, PEWARTA dan Persatuan Pemberita Tawau (PPT),” ungkap H. Mohd Ridzal.

Baca juga  Wakapolda Kaltara Ikuti Entry Meeting Audit Laporan Keuangan Polri 2025

Selain itu, dalam pertemuan kali ini turut dibahas peluang kerjasama jangka panjang meliputi pertukaran wartawan, latihan bersama, liputan kolaboratif serta penguatan kerjasama formal dalam kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) antara media maupun organisasi di perbatasan dua negara.

“Pada masa depan, kerjasama ini bukan hanya tertumpu pada sukan (olahraga), malah boleh diperluas ke sektor budaya, pelancongan (pariwisata) dan ekonomi, sekaligus menjadi bukti persahabatan Indonesia-Malaysia semakin erat,” kata Ridzal. (*)

Bagikan:

Berita Terkait