Perusahaan Tiongkok Siap Bangun PLTA 1.250 MW di Sungai Kayan

29 Agustus 25 | 14:19 WITA

TANJUNG SELOR – Minat investasi energi hijau di Kaltara kian menguat. Sebuah perusahaan asal Tiongkok menyatakan kesiapannya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, dengan kapasitas total mencapai 1.250 megawatt (MW).

Proyek strategis ini akan dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama ditargetkan menghasilkan 500 MW, sementara tahap kedua menambah 750 MW.

Baca juga  Gerakan 10 Juta Bendera, Polres Tana Tidung Tebar Merah Putih ke Warga

“Hasil survei awal kami menunjukkan Sungai Kayan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat energi hijau. Secara teknis dan ekonomis, kondisi aliran sungai, kontur wilayah, serta akses menuju kawasan industri sangat mendukung,” ungkap perwakilan perusahaan dalam keterangannya.

Rencana investasi ini ditindaklanjuti dengan agenda kunjungan delegasi resmi perusahaan pada Oktober mendatang. Mereka akan menemui Pemprov Kaltara serta Pemkab Bulungan untuk membahas dukungan kebijakan, perizinan hingga langkah strategis lainnya.

Baca juga  Sambut HUT RI ke-80, Bhabinkamtibmas Polsek Sesayap Hilir Polres Tana Tidung Bagikan Bendera Merah Putih ke Masyarakat Pengguna Jalan

Respon positif juga datang dari masyarakat lokal. Seorang tokoh masyarakat menegaskan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. “Kami yakin proyek ini membawa manfaat langsung, bukan hanya untuk industri, tetapi juga bagi kesejahteraan warga di sekitar lokasi,” ujarnya.

PLTA di Sungai Kayan diharapkan menjadi penopang utama pasokan energi untuk Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning–Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan. Lebih dari itu, proyek ini diyakini akan menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Kaltara. (nur)

Baca juga  Pisah Sambut Kapolda Kaltara, Sinergi Pemprov-Polri Ditekankan
Bagikan:

Berita Terkait