TANJUNG SELOR-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Tasa Gung menegaskan, pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan warga Desa Jelarai sebagai fondasi utama pembangunan. Ia juga meminta masyarakat meninggalkan konflik lama dan kebiasaan saling menjatuhkan yang justru menghambat kemajuan desa.
“Kalau kita mau maju, persoalan-persoalan lama di tahun sebelumnya harus ditinggalkan. Jangan dibawa ke tahun ini. Kita tidak akan berkembang kalau masih saling menjatuhkan,” tegas Tasa Gung saat menghadiri Ibadah syukur tahun baru gkii Jelarai tengah, Jumat (9/1/2026).
Tasa Gung mengatakan, desa Jelarai memiliki modal sosial yang kuat yakni kebersamaan warga disertai peran orang tua, adat, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa.
“Modal ini harus dijaga dengan sikap saling menghargai dan mengedepankan empati dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Tasa Gung.
Anggota Fraksi Hanura Bulungan ini berharap masyarakat Jelarai seharusnya bangga dengan kekompakan yang selama ini terlihat di mata luar.
“Orang melihat Jelarai itu kompak. Itu yang harus kita jaga. Jangan malah kita sendiri yang merusaknya dengan saling menjelekkan,” ujarnya.
Tasa juga juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk memecah belah masyarakat.
“Saya di DPRD bukan milik kelompok tertentu, tapi milik seluruh masyarakat. Tidak ada lagi cerita ini pilih siapa, itu pilih siapa. Itu konyol dan memalukan,” tegas Tasa.
“Kekompakan warga Jelarai harus terus dipelihara agar pembangunan desa berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda ke depan,” tutupnya. (*)










